Sebut China 'Bodoh', Menlu Filipina Minta Maaf

Anton Suhartono
Teodoro Locsin (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Filipina menarik kembali pernyataan Menteri Luar Negeri Teodoro Locsin yang melontarkan pernyataan kasar di Twitter kepada China terkait sengketa Laut China Selatan.

Juru Bicara Presiden Rodrigo Duterte, Harry Roque, mengatakan, Locsin sudah diberi tahu agar tidak menggunakan kata-kata kasar dalam menyampaikan pernyataan ke publik, terutama terkait diplomasi.

"Pesan Presiden (Duterte), dalam diplomasi, tidak ada ruang untuk berkata-kata kotor. Presiden mengatakan kepada anggota kabinet hanya dia yang boleh bersumpah," kata Roque, dikutip dari The Straits Times, Selasa (4/5/2021).

Roque melanjutkan, Locsin sudah meminta maaf atas pernyataannya.

"Dia mengatakan kepada saya, secara pribadi telah meminta maaf kepada Duta Besar China dan apa pun yang dia katakan hanya karena dilandasi kemarahan," katanya.

Locsin juga menyampaikan di Twitter telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri China Wang Yi karena telah menyakiti perasaannya.

"... Jika Wang Yi melihat Twitter, saya minta maaf karena telah menyakiti perasaannya, tapi pernyataannya sendiri juga buruk," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
1 hari lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
1 hari lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Nasional
2 hari lalu

Menlu Sugiono: BRICS Harus Aktif Jaga Perdamaian Global Tanpa Standar Ganda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal