Sedemikian Tak Berharganya, Mata Uang Venezuela Dijadikan Tas Anyaman

Nathania Riris Michico
Di tangan Edison Infante, mata uang Venezuela disulap menjadi tas anyaman. (Foto: DYLAN BADDOUR)

CARACAS, iNews.id - Hiperinflasi terus mengguncang ekonomi Venezuela sehingga mata uang Bolivar sama sekali tak berharga. Namun, di tangan seniman, uang kertas ini justru menjadi peluang bisnis.

Senima n itu bernama Edison Infante. Pria berusia 23 tahun itu menyulap mata uang Bolivar menjadi tas dan dompet anyaman.

Ditemui di sudut jalan Kota Cucuta yang terletak di perbatasan Kolombia—680 kilometer dari ibu kota Venezuela, Caracas—Infante menjual tas yang terdiri dari ribuan uang kertas Bolivar seharga 7 dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp106.000 hingga 15 dolar AS atau Rp228.000.

Uang sebanyak itu, menurut Infante, cukup membuat dapur keluarganya mengebul di Venezuela selama setidaknya dua pekan.

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi tingkat inflasi tahunan Venezuela akan mencapai 1.000.000 persen pada akhir tahun ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
20 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

24 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

27 hari lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

27 hari lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal