Senat AS Batalkan Mosi untuk Menolak Pemakzulan Donald Trump

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Senat Amerika Serikat (AS) menolak mosi yang diajukan seorang politikus Partai Republik untuk membatalkan sidang pemakzulanDonald Trump karena dinilai tidak sesuai undang-undang.

Trump dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 13 Januari lalu dengan tuduhan menghasut pemberontakan terkait kerusuhan massa pendukungnya di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.

Sebanyak 55 senator menolak mosi yang diajukan politikus Rand Paul itu, melawan 45 yang mendukung. Lima anggota Partai Republik bergabung dengan politisi Demokrat menolak mosi Paul.

Paul dan anggota Partai Republik lainnya berpendapat proses pemakzulan tidak konstitusional karena Trump sudah meninggalkan jabatannya sejak 20 Januari 2021 serta persidangan akan dipimpin Senator Demokrat Patrick Leahy, bukan Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts.

"Sidang ini, yang akan mengadili warga negara dan bukan presiden, wakil presiden, atau pejabat sipil, adalah melanggar Konstitusi," kata Paul, dikutip dari Reuters, Rabu (27/1/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

57 tahun lalu

Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal