Seorang WNI Dilaporkan Tewas akibat Banjir di Hong Kong

Anton Suhartono
Seorang WNI tewas akibat banjir di Hong Kong (Foto: Reuters)

Hujan terparah dalam 140 tahun merendam jalan-jalan, bahkan masuk pusat perbelanjaan serta stasiun metro. Hong Kong mengalami curah hujan per jam tertinggi sejak dimulainya pencatatan 140 tahun silam. 

Observatorium Hong Kong melaporkan, curah hujan mencapai 158,1 milimeter antara Kamis pukul 23.00 hingga pergantian hari di Jumat. 

Otoritas juga memperingatkan warga yang tinggal di dataran tinggi untuk mewaspadai tanah longsor.

Semua sekolah diliburkan pada Jumat akibat cuaca ekstrem yang memicu banjir besar serta gangguan lalu lintas serius. Otoritas juga mengimbau para pengusaha untuk mematuhi aturan pekerja yang biasanya aktif saat sinyal angin kencang di posisi 8. Ini membuat Hong Kong lumpuh karena semua aktivitas terhenti, termasuk toko-toko dan pasar.

Biro cuaca mengeluarkan peringatan hujan badai "kelam" tertinggi. Curah hujan lebih dari 200 mm tercatat di Hong Kong, Kowloon dan bagian timur laut New Territories sejak Kamis malam. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

SMPN 16 Medan Rampung Direnovasi gegara Langganan Banjir, Mendikdasmen: Tak Perlu PJJ Lagi

12 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

13 hari lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

13 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal