Serangan Israel ke Rafah Gaza Bisa Memicu Banjir Darah

Anton Suhartono
Lembaga kemanusiaan internasional memperingatkan serangan Israel ke Rafah, Gaza selatan, sama saja menciptakan banjir darah (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Lembaga-lembaga kemanusiaan internasional memperingatkan serangan Israel ke Rafah, Jalur Gaza bagian selatan, sama saja dengan menciptakan banjir darah. Saat ini lebih dari 1 juta pengungsi mendiami padang luas yang berbatasan dengan Mesir tersebut.

Para relawan kemanusiaan menegaskan, serangan itu bukan hanya sebagai pembantaian massal, tapi juga menghambat bantuan kemanusiaan.

Pemerintah Israel sebelumnya menyatakan akan bergerak maju dari Khan Younis, kota utama di Gaza selatan, menuju Rafah. Populasi kota tersebut melonjak lima kali lipat setelah gelombang pengungsian mengalir dari Gaza bagian utara dan tengah.

Para dokter dan pekerja kemanusiaan berjuang untuk memberikan bantuan bahan pokok untuk kelangsungan hidup pengungsi serta menghentikan penyebaran penyakit.

“Perang tidak boleh dibiarkan di kamp pengungsi raksasa. Permusuhan yang meluas ke Rafah bisa meruntuhkan respons kemanusiaan,” kata Jan Egeland, sekjen Dewan Pengungsi Norwegia (NRC), seraya memperingatkan terjadinya pertumpahan darah jika operasi Israel berlanjut ke Rafah, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/2/2024).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
6 jam lalu

Iran Hujani Israel dengan 400 Rudal Balistik, Ribuan Orang Jadi Korban

Internasional
21 jam lalu

PM Israel Netanyahu kembali Muncul di Medsos Serukan Dunia Lawan Iran, Video AI?

Internasional
24 jam lalu

Penampakan Dahsyatnya Serangan Rudal Iran ke Arad Israel, Kota Porak-poranda

Internasional
2 hari lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal