Warga lainnya, Saleh Medlej, mengatakan bangunan yang menjadi sasaran serangan merupakan tempat tinggal sejumlah keluarga, termasuk anak-anak.
"Apakah ada rudal di sini?" katanya saat menunjuk bangunan yang hancur tersebut.
Medlej juga menegaskan tidak akan meninggalkan kampung halamannya meski serangan udara dan gempuran artileri terus terjadi.
"Saya tidak akan meninggalkan tempat ini," katanya.
Pada hari yang sama, militer Israel juga mengeluarkan peringatan evakuasi terhadap sebuah rumah di Desa Deir al-Zahrani. Tak lama setelah peringatan tersebut, sebuah bangunan dihantam serangan.
Militer Israel menyebut serangan itu sebagai balasan atas serangan drone yang dilakukan militan Hizbullah. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.