Setelah Facebook, Situs Medsos Rusia Ikut Blokir Akun Jenderal Myanmar

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

Disebutkan pula bahwa VK merekrut seorang warga Myanmar untuk memantau semua posting-an Min dan Wirathu.

Wirathu merupakan biksu berpengaruh yang dikenal membenci Islam dan Rohingya. Facebook lebih dulu memblokir akunnya yakni pada Januari lalu karena isinya yang menyerang etnis Rohingya.

Sebelumnya, Facebook menghapus akun Min pada Senin (27/8/2018). Selain Min, belasan akun Facebook lain, baik pribadi maupun organisasi, juga dihapus. Mereka diduga terlibat memicu pembantaian etnis terhadap etnis Rohingya yang memaksa mereka eksodus ke Bangladesh.

"Kami melarang 20 warga Myanmar menggunakan Facebook, baik pribadi maupun organisasi, termasuk Jenderal Min Aung Hlaing, komandan angkatan bersenjata," bunyi pernyataan Facebook.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
30 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun

1 bulan lalu

Makin Tajir! Kekayaan Mark Zuckerberg Melesat Jadi Rp4.518 Triliun gegara Muse

2 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal