Setelah Facebook, Situs Medsos Rusia Ikut Blokir Akun Jenderal Myanmar

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Situs media sosial Rusia VKontakte (VK) mengikuti langkah Facebook yang memblokir akun panglima angkatan bersenjata Myanmar serta biksu Budha, Wirathu, terkait kekerasan terhadap muslim Rohingya.

Facebook menghapus akun Jenderal Min Aung Hlaing serta pejabat militer lain tiga pekan lalu setelah penyelidik HAM PBB menyebut mereka terlibat dalam pembasmian etnis muslim Rohingya dan harus dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Setelah Facebook-nya diblokir, Min membuat akun di VK yang tampilan warnanya menyerupai Facebook.

Min dengan cepat mendapat 37.000 pengikut di VK, namun pada Senin (17/9/2018), akunnya dihapus. Di situ terdapat pesan bahwa akun Min dan Wirathu telah melanggar persyaratan layanan VK.

"Diblokir secara permanen setelah menerima banyak keluhan dari para pengguna," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari AFP.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
30 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun

1 bulan lalu

Makin Tajir! Kekayaan Mark Zuckerberg Melesat Jadi Rp4.518 Triliun gegara Muse

2 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal