Setelah Perang Israel-Iran, AS Fokus Wujudkan Gencatan Senjata di Gaza

Anton Suhartono
Amerika Serikat menjadikan gencatan senjata di Gaza sebagai fokus berikutnya setelah memediasi konflik Israel-Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) berupaya mewujudkan gencatan senjata di Jalur Gaza setelah memediasi konflik Iran-Israel. Perang 12 hari Israel-Iran berakhir pada Selasa (24/6/2025) melalui campur tangan Presiden AS Donald Trump.

Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott mengatakan gencatan senjata di Gaza menjadi fokus AS saat ini.

"Nah, saat ini yang kami upayakan adalah mencapai gencatan senjata, itulah fokus kami. Fokus kami adalah mencapai gencatan senjata itu, mendukung hak Israel untuk membela diri, haknya untuk melindungi diri. Itulah yang sedang kami lakukan saat ini," kata Pigott, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (27/6/2025).

Dia menambahkan pemerintah AS menyetujui tambahan dana 30 juta dolar AS untuk Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF). Meski memberikan bantuan untuk warga Gaza, lembaga ini memicu kontroversi karena menjadi tempat pembantaian warga yang antre untuk mendapat makanan.

"Kami menyerukan kepada negara-negara lain untuk juga mendukung GHF, Yayasan Kemanusiaan Gaza, dalam menjalankan tugas pentingnya," kata Pigott.

Sebelumnya portal berita Axios, mengutip sumber pejabat AS, mengatakan Presiden Donald Trump ingin mengakhiri perang di Gaza serta mempromosikan kesepakatan damai antara Israel dengan negara-negara Arab melalui Perjanjian Abraham.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

15 jam lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

1 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

1 hari lalu

Cerita Trump Diminta Menkeu AS Tunda Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal