Setujui Proposal Damai Trump, Hamas Minta Dukungan Negara Arab dan Muslim

Anton Suhartono
Hamas meminta dukungan negara-negara Arab dan Muslim setelah secara resmi menerima proposal gencatan senjata yang diusulkan Donald Trump (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, meminta dukungan penuh dari negara-negara Arab dan Muslim setelah secara resmi menerima proposal gencatan senjata yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Para menteri luar negeri (menlu) dari sejumlah negara Arab dan Muslim, yakni Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA), mengeluarkan pernyataan bersama yang memuji keputusan Hamas. Mereka menyebut keputusan itu sebagai langkah penting menuju berakhirnya konflik berkepanjangan di Gaza.

“Para menteri luar negeri menyambut baik seruan Presiden Trump kepada Israel untuk segera menghentikan pengeboman dan memulai implementasi kesepakatan pertukaran tahanan,” bunyi pernyataan bersama yang dikutip dari Al Jazeera, Senin (6/10/2025).

Dalam rencana damai yang diusulkan Trump, gencatan senjata di Gaza segera diberlakukan bersamaan dengan pembebasan semua sandera Israel yang ditukar dengan sekitar 1.700 tahanan Palestina.

Delegasi Hamas dan Israel akan melakukan negosiasi tidak langsung di Mesir untuk membahas implementasi kesepakatan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kapan AS Akhiri Perang Lawan Iran? Ini Penjelasan Trump

2 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

2 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal