Sheikh Hasina Menangkan Pemilu Berdarah Bangladesh, Oposisi Menentang

Anton Suhartono
Sheikh Hasina (Foto: AFP)

Aksi kekerasan yang menelan korban jiwa mewarnai proses pemungutan suara. Sekitar 600.000 pasukan keamanan dari polisi dan militer tak mampu membendung gelombang kerusuhan.

Dari 17 korban, 13 di antaranya tewas dalam bentrokan antarpendukung Partai Liga Awami dan BNP. Tiga korban lain ditembak polisi dengan dalih melindungi diri dan menghindari perusakan TPS. Satu korban lainnya merupakan polisi juga dibunuh oleh aktivis oposisi bersenjata.

Lawan politik menuduh Hasina bersikap otoriter dengan melumpuhkan kekuatan oposisi, termasuk memenjarakan pesaingnya yakni pemimpin BNP Khaleda Zia dengan tuduhan korupsi. Zia harus menjalani hukuman penjara 17 tahun.

Aliansi oposisi juga menuduh partai Hasina berbuat curang yakni memanipulasi hasil pemilu dengan cara mengganti kotak suara.

Juru bicara BNP Syed Moazzem Hossain Alal mengatakan, ada kejanggalan di 221 dari 300 kursi yang diperebutkan. Selain itu ada indikasi warga dipaksa memilih partai Hasina.

"Pemilih tidak diizinkan masuk ke bilik. Terutama pemilih perempuan dipaksa memilih kapal," kata Alal, merujuk pada simbol Partai Liga Awami.

Sementara itu Hasina mampu merebut hati warga Bangladesh karena mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di negara miskin Asia Selatan itu selama belasan tahun berkuasa. Perempuan 71 tahun itu juga dipuji di negaranya dan dunia internasional karena mau menerima ratusan ribu pengungsi muslim Rohingya dari Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
29 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

29 hari lalu

Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun

9 bulan lalu

Bangladesh Ancam India jika Tolak Ekstradisi Mantan PM Sheikh Hasina untuk Dihukum Mati

9 bulan lalu

Bangladesh Desak India Ekstradisi Mantan PM Sheikh Hasina terkait Vonis Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal