Siapa yang Akan Bayar Rp881 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza?

Anton Suhartono
Dana Rp881 triliun dibutuhkan untuk membangun kembali Gaza setelah 2 tahun serangan brutal Israel (Foto: AP)

PBB berharap skema serupa seperti Marshall Plan, program bantuan besar-besaran setelah Perang Dunia II, bisa diterapkan untuk Gaza. Tapi banyak pengamat ragu, mengingat situasi keamanan dan blokade Israel yang masih berlangsung.

“Tidak cukup sekadar mengumumkan angka miliaran dolar. Dunia harus menuntut tanggung jawab moral atas kehancuran ini,” ujar Mamoun Besaiso, penasihat PBB untuk rekonstruksi Gaza.

Lebih dari Sekadar Uang

Meski angka Rp881 triliun menggambarkan skala kerusakan fisik, para ahli menilai rekonstruksi sejati Gaza juga harus mencakup pemulihan sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Lebih dari 660.000 anak kehilangan sekolah, 1.700 tenaga medis tewas, dan 92 persen rumah penduduk hancur total.

“Ini bukan hanya soal membangun rumah dan jalan. Ini soal mengembalikan kehidupan yang dicuri dari satu generasi," kata Besaiso.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

2 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

3 jam lalu

Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah

4 jam lalu

Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal