Sosok Bos Evergrande Hui Ka Yan, Pernah Jadi Orang Terkaya China Kini Dibui Seumur Hidup

Aditya Pratama
Pendiri China Evergrande Group, Hui Ka Yan (tengah) saat menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Rakyat Menengah Shenzhen Guangdong, China. (Foto: Xinhua via AP)

Gagal bayar utang pada 2021 memicu krisis yang lebih luas di sektor properti China dan ikut mengguncang pasar keuangan global.

Krisis tersebut juga berdampak langsung kepada pembeli rumah. Ratusan ribu orang masih menunggu penyelesaian apartemen yang telah mereka bayar tetapi tidak kunjung rampung.

Pengadilan Hong Kong memerintahkan Evergrande masuk proses likuidasi pada awal 2024. Saham perusahaan kemudian juga dihapus dari bursa.

Sejak itu, regulator dan likuidator mengejar Hui serta keluarganya untuk memulihkan sejumlah aset dan dividen yang diperoleh selama masa kejayaan Evergrande.

Hui sendiri telah ditahan oleh otoritas China sejak 2023 ketika penyelidikan terhadap dirinya dan perusahaan semakin berkembang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Pengadilan Beri Kesempatan Terakhir untuk Evergrande Setujui Kesepakatan Utang

3 tahun lalu

Deretan Taipan China yang Berkutat dengan Hukum, Terbaru Pendiri Evergrande

3 tahun lalu

Terlilit Utang, China Evergrande Jual Kapal Pesiar Senilai Rp495 Miliar

3 tahun lalu

Bos Evergrande Hui Ka Yan Diawasi Ketat Polisi China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal