Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

Aditya Pratama
Elon Musk dalam konferensi pers perdagangan perdana saham SpaceX di bursa Nasdaq, Jumat (13/6/2026). (Foto: AP)

Selain itu, Musk juga terlibat dalam sejumlah perusahaan teknologi lainnya, seperti Neuralink yang mengembangkan antarmuka otak-komputer, The Boring Company yang fokus pada sistem transportasi bawah tanah, serta xAI yang bergerak di bidang kecerdasan buatan.

Karier bisnis Musk dimulai dari perusahaan perangkat lunak Zip2 yang kemudian dijual pada 1999. Setelah itu, ia mendirikan X.com yang berkembang menjadi PayPal dan diakuisisi eBay pada 2002. Dana hasil penjualan PayPal digunakan Musk untuk membangun SpaceX dan berinvestasi di Tesla.

Berkat kesuksesan berbagai bisnisnya, Musk berkali-kali menyandang gelar orang terkaya di dunia versi Forbes. Pada Juni 2026, dia mencatat sejarah sebagai orang pertama yang memiliki kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS, didorong oleh lonjakan valuasi SpaceX dan kepemilikannya di Tesla.

Jadi Orang Terkaya di Dunia

Musk pertama kali masuk daftar miliarder dunia Forbes pada 2012 dengan kekayaan sekitar 2 miliar dolar AS. Nilai kekayaannya kemudian melonjak seiring kenaikan harga saham Tesla dan perkembangan bisnis SpaceX.

Setelah sempat bergantian menjadi orang terkaya dunia dengan pendiri LVMH Bernard Arnault, Musk kembali merebut posisi teratas pada 2024 dan terus memperlebar jarak. Dalam waktu singkat, kekayaannya melampaui 400 miliar dolar AS, 500 miliar dolar AS, hingga akhirnya menembus 1 triliun dolar AS.

Faktor terbesar di balik lonjakan tersebut adalah kenaikan valuasi SpaceX yang kini menjadi aset paling berharga milik Musk. Sejak 2021, valuasi perusahaan itu melonjak hampir 20 kali lipat, dari sekitar 100 miliar dolar AS menjadi hampir 2 triliun dolar AS.

Meski SpaceX masih membukukan rugi bersih sekitar 4,9 miliar dolar AS pada 2025, investor tetap optimistis terhadap prospek bisnis perusahaan, terutama melalui jaringan satelit Starlink, program kolonisasi Mars, dan rencana pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di luar angkasa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Perusahaan Elon Musk SpaceX Masuk Klub Raksasa Militer Dunia: Era Baru Perang Antariksa?

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 2 Persen, Kembali ke Level 6.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal