Sosok Jamal Khashoggi, Jurnalis yang Pernah Dekat Osama bin Laden

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi, jurnalis The Washington Post yang hilang di konsulat Saudi di Turki. (Foto: doc. twitter)

Pada 2010, miliarder Saudi, Alwaleed bin Talal menugaskan Khashoggi memimpin stasiun TV barunya yang bermarkas di Bahrain.

3. Pergolakan Arab

Pada 2012, dia dipilih memimpin saluran berita Al Arab yang didukung Saudi, yang dipandang sebagai saingan Al Jazeera yang didanai Qatar. Namun, tak kurang dari 24 jam setelah diluncurkan, stasiun TV baru di bawah pimpinan Khashoggi ini ditutup karena menyiarkan wawancara dengan tokoh oposisi Bahrain.

Sementara itu, Khashoggi juga memberikan sejumlah wawancara dengan media asing, mengecam monarki absolut Saudi dengan mengatakan sistem demokratis diperlukan bagi kestabilan negara di masa depan.

Ketika pergolakan Arab pecah, Khashoggi berpihak pada kelompok oposisi yang mendesak perubahan di Mesir dan Tunisia.

Pandangannya sangat bertolak belakang dengan kebijakan resmi Kerajaan Saudi, yang memandang pemberontakan Arab sebagai ancaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Siswa SMP di Turki Tembaki Teman Sekolah Tewaskan 9 Orang, Motif Masih Misterius

Internasional
11 hari lalu

Siswa SMP Tembaki Teman Tewaskan 9 Orang, Turki Perketat Penjagaan Seluruh Sekolah

Internasional
12 hari lalu

Brutal! Siswa SMP Bawa 5 Senpi Tembaki Teman-Teman Sekolah, 9 Orang Tewas

Internasional
1 bulan lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal