BEIJING, iNews.id - Stasiun televisi berbahasa Inggris di China, China Global Television Network (CGTN), menarik tayangan yang menyindir dan menghina Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Tayangan menyerang Trump terkait perang dagang China dan AS itu ditarik beberapa jam sebelum delegasi ekonomi kedua negara bertemu di Washington.
Sejak Kamis (23/8/2018), tayangan video di akun media sosial CGTN, seperti YouTube, sudah hilang. Ada beberapa tayangan yang menyinggung Trump dan kebijakan ekonominya terhadap China dipublikasikan CGTN sejak Senin (20/8/2018).
Kebijakan ini juga sesuai dengan panduan sensor dari pemerintah untuk menurunkan ekskalasi konflik dan menghindari serangan terhadap pemimpin AS.
Salah satu tayangan yang ditarik berdurasi hampir tiga menit berisi sindiran terhadap Trump karena kebijakannya dianggap membuat perekonomian China tumbuh lebih kuat. Tayangan itu disertai grafis yang menghina presiden dari Partai Republik itu.