Sudan Kacau akibat Perang Saudara: Uang Tak Laku, Warga Transaksi Barter

Anton Suhartono
Sudan dilanda perang saudara sejak 2 tahun terakhir, menyebabkan kekacauan politik hinga keuangan (Foto: AP)

"Saya pernah menukar cangkul dan kursi dengan tiga karung sorgum (sereal)," kata pria 33 tahun itu.

Runtuhnya sistem perbankan, uang tunai seperti tidak bernilai lagi di beberapa wilayah.

Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, warga juga membayar transportasi umum dengan barang.

"Pengemudi ojek dan tuk-tuk (becak motor) diberi bahan bakar dan sabun sebagai ongkos," kata Al Sadiq Issa, seorang relawan lokal.

Beberapa warga lain juga menawarkan jagung, tepung, atau gula sebagai imbalan untuk membayar jasa bengkel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pengacara Eks Menag Yaqut Soroti Kesaksian soal Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji

13 hari lalu

Prabowo: Kita Harus Hati-Hati, Demokrasi Bisa Dibajak dengan Uang dan Suap

13 hari lalu

Anggota DPRD DKI Bebizie Serahkan Uang Rp895 Juta ke KPK terkait Kasus Rita Widyasari

15 hari lalu

Tambang Emas Runtuh, 67 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal