Swiss Batalkan Pengiriman Senjata dari Jerman ke Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Tank Marder buatan Jerman berada di Pangkalan Militer Rukla, Lithuania, Jumat (22/4/2022). (Foto: Reuters)

ZURICH, iNews.idSwiss membatalkan pengiriman senjata Jerman ke Ukraina. Caranya yaitu dengan mencegah ekspor ulang amunisi buatan Swiss yang digunakan dalam tank Marder yang ingin diperoleh Kiev. 

Surat kabar Swiss, SonntagsZeitung melaporkan, tank Marder dibuat oleh produsen senjata Jerman, Rheinmetall RHMG.DE. Namun, kendaraan tempur infanteri itu menggunakan amunisi yang diproduksi di Swiss. Sebagai negara netral, Swiss membatasi ekspor ulang amunisi tersebut ke zona konflik.

Surat kabar itu mengutip seorang juru bicara Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO) yang mengatakan telah menerima dua permintaan dari Jerman tentang pengiriman amunisi ke Ukraina yang didapat dari Swiss.

“Kedua permintaan Jerman dijawab negatif dengan mengacu pada netralitas Swiss dan kriteria penolakan wajib dari undang-undang tentang material perang,” kata juru bicara itu.

Saat dimintai tanggapan oleh Reuters terkait berita yang dimuat surat kabar itu, Minggu (24/4/2022), SECO belum memberikan komentar.

Swiss sendiri sebenarnya sudah tidak begitu konsisten menerapkan asas netralitasnya. Sebab, negara itu ikut memberlakukan sanksi Uni Eropa yang dirancang untuk menghukum Rusia atas agresi Moskow di Ukraina.

Kendati demikian, negeri Eropa yang menjadi salah satu penghasil cokelat terlezat di dunia itu menegaskan, prinsip netralitasnya tetap tidak mengizinkan penyediaan senjatanya di zona konflik. Bulan lalu, Swiss juga menolak permintaan senjata Polandia untuk membantu Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Rusia Larang Ekspor BBM Mulai 1 April 2026!

Internasional
16 hari lalu

Bukan Mobil Mewah, Putri Kim Jong Un Nyetir Tank Anti-Rudal Korea Utara

Internasional
17 hari lalu

Kode Keras! Putin Tegaskan Rusia Bersama Iran

Internasional
20 hari lalu

Bantah Mojtaba Khamenei Kabur ke Rusia, Dubes Iran: Perang Psikologi Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal