Tak Takut Senjata Aparat, Warga Myanmar Demonstrasi Lagi Tolak Kudeta Militer

Anton Suhartono
Warga Myanmar kembali berdemonstrasi Rabu (10/2) menentang kudeta militer meski korban berjatuhan sehari sebelumnya akibat luka tembak (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Warga Myanmar kembali turun ke jalan Rabu (10/2/2021) untuk berdemonstrasi menentang kudeta militer yang menggulingkan Aung San Suu Kyi. Mereka tidak terpengaruh korban yang berjatuhan sehari sebelumnya akibat diterjang peluru aparat.

Sedikitnya empat orang luka terkena tembakan, salah satunya terkena peluru tajam di kepala, dalam unjuk rasa pada Selasa (9/2/2021).

Massa kembali memenuhi jalan-jalan Ibu Kota Naypyitaw sejak Rabu pagi.

"Kita tidak bisa tinggal diam. Jika ada pertumpahan darah saat unjuk rasa damai, akan ada lebih banyak lagi jika kita membiarkan mereka mengambil alih pemerintahan," kata pemimpin organisasi pemuda, Esther Ze Naw, dikutip dari Reuters.

Di Naypyitaw, ratusan pegawai negeri sipil berbaris untuk mendukung kampanye pembangkangan sipil yang diikuti para dokter, guru, dan pekerja kereta api.

Dokter mengatakan, seorang demonstran perempuan tertembak di bagian kepala dan kondisinya kritis di rumah sakit. Hasil x-ray menunjukkan luka disebabkan peluru tajam. Tiga orang lainnya dirawat juga akibat luka tembak yang tampaknya peluru karet.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

4 hari lalu

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

16 hari lalu

KTNA Kecam Demo di Kantor Agrinas Palma: Setop Jual Nama Masyarakat Riau

18 hari lalu

GRIB Jaya soal Terjunkan Ratusan Anggota di Lokasi Demo 27 Agustus: Kami Ingin Menghalau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal