Tak Terganggu soal Genosida Muslim Uighur, AS Akan Perkuat Kerja Sama dengan China

Anton Suhartono
Antony Blinken (Foto: Reuters)

Berbicara kepada staf departemen, dia berjanji memperbaiki hubungan dengan mitra global dan menunjukkan kepada dunia bahwa AS dapat memimpin.

Kebijakan 'America First' yang diterapkan Donald Trump merusak aliansi dengan sekutu lama. Citra AS semakin terpuruk dengan penyerbuan oleh massa pendukung Trump ke Gedung Capitol pada 6 Januari untuk menghentikan sidang pengesahan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020.

Pemerintahan Biden telah berjanji menerapkan pendekatan keras untuk bersaing dengan China, meskipun tidak untuk semua isu.

Para pendukung kebijakan garis keras terhadap China menyuarakan keprihatinan mereka mungkin dipaksa untuk berkompromi termasuk dalam isu perubahan iklim dan Korea Utara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 menit lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Macron: AS Gunakan Wilayah Negara Arab untuk Serang Iran

Internasional
19 menit lalu

Gawat! Iran Peringatkan Penduduk Dubai dan Doha Segera Mengungsi

Internasional
47 menit lalu

Tegas, Menlu Iran: Tak Ada Gencatan Senjata dan Negosiasi dengan AS!

Internasional
4 jam lalu

Iran Beri 2 Syarat kepada AS untuk Akhiri Perang, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal