Taliban Ingin Afghanistan Punya Hubungan Diplomatik dengan Amerika

Anton Suhartono
Zabihullah Mujahid (Foto: Reuters)

Konsultasi juga terjadi soal pembentukan pemerintahan dan kabinet baru Afghanistan.

Menurut Mujahid, pertemuan juga membahas berbagai aspek soal kebijakan keamanan umum dan perlakuan terhadap masyarakat.

“Sejumlah keputusan diambil terkait perlindungan barang dan infrastruktur umum serta perlakuan yang baik terhadap masyarakat dan pemberian fasilitas kepada mereka,” kata Mujahid.

Taliban harus bergerak cepat dan berupaya keras menstabilkan kondisi Afghanistan setelah negara itu ditinggal pemerintahan lama serta sekutu Baratnya. Bisa dibilang Taliban harus memulai dari dari awal untuk menata pemerintahan.

Mereka harus memastikan berfungsinya pemerintahan dan tugas utama adalah memastikan berfungsinya kembali infrastruktur penting, seperti mengaktifkan kembali bandara, membendung kenaikan harga kebutuhan pokok, dan mencegah krisis ekonomi setelah AS menghentikan bantuan. Selain itu mereka harus menghindari perang saudara dengan milisi etnis dan lokal serta ISIS-K.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

3 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

3 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal