Taliban Keluarkan Dekrit, Perempuan Bukan Properti 

Umaya Khusniah
Pemerintah Taliban di Afghanistan mengeluarkan dekrit tentang hak-hak perempuan. (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Pemerintah Taliban di Afghanistan mengeluarkan dekrit tentang hak-hak perempuan. Sayang, dekrit itu tak mencakup akses perempuan dalam sektor pendidikan atau pekerjaan di luar rumah. 

Dalam dekrit tersebut, Taliban menyatakan bahwa perempuan tidak boleh dianggap atau dijadikan properti. Wanita juga tidak boleh dipaksa menikah. 

"Wanita bukanlah properti, tetapi manusia yang mulia dan bebas. Tidak ada yang bisa memberikannya kepada siapa pun sebagai imbalan perdamaian atau untuk mengakhiri permusuhan," dekrit Taliban, yang dirilis oleh juru bicara Zabihillah Muhajid. 

Selain itu, Taliban juga menyatakan janda harus memiliki bagian dalam properti mendiang suami. 

"Pengadilan harus mempertimbangkan aturan ketika membuat keputusan. Kementerian agama dan informasi harus mempromosikan hak-hak ini," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Sosok Bos Evergrande Hui Ka Yan, Pernah Jadi Orang Terkaya China Kini Dibui Seumur Hidup

18 hari lalu

Lomba 17-an Tak Biasa, Perempuan di Terminal Kalideres Adu Kuat Tarik Bus AKAP 20 Ton

1 bulan lalu

Terungkap! Terduga Pembunuh Wanita di Kos Jakbar Ternyata Suaminya

2 bulan lalu

Banyak Perempuan Sulit Kelola Keuangan, Risiko Penipuan Digital Meningkat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal