Cuaca dingin ekstrem ini disebabkan karena kedua tempat tersebut dikelilingi oleh dataran tinggi.
Selain itu, lapisan salju dan es juga memantulkan radiasi matahari sehingga tetap membuat kedua kota menjadi sangat dingin.
Meskipun sama-sama bersuhu dingin, Kota Yakutsk dan Kota Oymyakon ternyata tidak berdekatan. Jarak keduanya mencapai 928 Km sehingga harus menempuh 21 jam untuk menuju Kota Yakutsk ke Kota Oymyakon dan sebaliknya.
Menariknya, baik Kota Yakutsk maupun Kota Oymyakon sama-sama dihuni oleh penduduk setempat. Tak tanggung-tanggung, terdapat 500 penduduk di Kota Oymyakon dan 280 ribu penduduk di Kota Yakutsk.
Sebagian besar penduduk Yakutsk bekerja di Alrosa yang merupakan perusahaan tambang berlian di Rusia.
Uniknya, penduduk kota tetap beraktivitas seperti biasa, bahkan di saat bulu matanya dipenuhi salju.
Mereka tetap bekerja, bersekolah, dan mengunjungi tempat-tempat hiburan yang ada di kota tersebut. Meskipun demikian, pernah ada kejadian dua orang meninggal dunia karena kedinginan di Oymyakon.
Keduanya dinyatakan tewas setelah berjalan kaki menerjang cuaca dingin dengan kondisi tidak berpakaian dengan lengkap. Maka bisa dibayangkan bagaimana kondisi tempat terdingin di bumi tersebut ketika ditinggali.