BRASILIA, iNews.id - Wali Kota di Brasil mendapat ancaman pembunuhan setelah memberlakukan lockdown (karantina wilayah) untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19). Wali Kota Araraquara di Negara Bagian Sao Paulo, Edinho Silva diancam akan dibunuh atas kebijakannya.
Silva memberlakukan lockdown selama 10 hari pada Februari lalu di kota industri berpenduduk 240.000 jiwa itu. Kebijakan lockdown termasuk menutup supermarket dan transportasi umum dalam waktu tertentu serta meningkatkan jumlah tes Covid-19 kepada warga. Hasilnya infeksi, rawat inap dan kematian menurun drastis.
"Tidak dapat disangkal bahwa lockdown memang tindakan pahit dan sulit dilakukan, tetapi memberikan hasil yang terbukti," kata Silva dikutip dari Al Jazeera, dikutip Rabu (7/4/2021).
Sebagian kalangan menilai kebijakan itu menyengsarakan penduduk kota, terutama penurunan penghasilan hingga peningkatan pengangguran.