Terungkap, Deplu dan Dephan AS Sembunyikan Data Penting soal Afghanistan ke Publik

Anton Suhartono
Deplu dan Dephan AS menyembunyikan informasi penting tentang Afghanistan (Foto: Reuters)

Lebih lanjut Sopko mengatakan, Pentagon sejak 2015 melarang rilis sejumlah data yang konon atas permintaan mantan pemerintahan Ghani ke publik. Sebagian besar informasi, termasuk data korban dan kekuatan militer, perlu diketahui untuk menentukan apakah pasukan keamanan Afghanistan memiliki kekuatan tempur yang nyata atau tidak. Dari situ analisis soal keruntuhan pemerintahan Afghanistan seharusnya sudah bisa terbaca.

Seorang juru bicara Deplu mengatakan, institusinya memang meminta beberapa laporan dihapus sementara untuk menutup identitas kalangan tertentu dari akses publik. Tujuannya untuk melindungi warga Afghanistan dan organisasi mitra AS terkait masalah keamanan selama proses evakuasi.

"Informasi identitas merupakan satu-satunya rincian yang dimaksudkan untuk dilindungi," kata juru bicara tersebut.

Sementara itu Pentagon belum memberikan komentar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal