Tragis! Tahanan di AS Tewas usai Dimakan Hidup-Hidup oleh Kutu dan Serangga dalam Bui

Ahmad Islamy Jamil
Kondisi sel tempat Lashawn Thompson ditahan di Penjara Fulton County, Negara Bagian Georgia, AS. (Foto: Twitter/Zac Summers)

Foto-foto yang dirilis oleh keluarga Harper dan Thompson menunjukkan, sel tempat dia ditahan di Penjara Fulton County dilengkapi dengan perabotan logam yang sudah berkarat. Sementara dinding, lantai, dan toilet sel itu tampak tertutup kotoran.

Harper mengatakan, area tersebut bahkan tidak cocok untuk dijadikan kandang hewan sekalipun. Dia menuturkan, Thompson tidak pantas perlakuan dan menerima nasib seperti itu.

Dalam sebuah pernyataan, keluarga Thompson mengungkapkan, pegawai penjara menyaksikan sendiri penurunan kesehatan saudara laki-laki mereka sampai dia meninggal. 

Harper juga mengatakan, seorang petugas penahanan diduga menolak untuk memberikan pertolongan pertama saat Thompson mengalami henti jantung. Petugas itu diduga bingung setelah menemukan tubuh korban yang telah digigit kutu dan serangga.

Sebuah laporan oleh pemeriksa medis menyatakan, penyebab kematian pria itu “belum ditentukan”, tetapi juga mencatat bahwa “tubuh mendiang dipenuhi kutu busuk”.

Salah satu kelompok hak asasi manusia (HAM) setempat, menyatakan bahwa Penjara Fulton County telah mengalami wabah kutu dan kudis dan selama beberapa dekade ini. Kondisi yang jauh dari manusiawi itu disebabkan padatnya isi penjara dan salah urus di fasilitas penahanan itu. Namun, dugaan pelanggaran HAM di penjara itu hampir tidak pernah disorot.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Ini Isi Surat Trump ke Kongres, Jelaskan Alasan AS Serang Iran Lagi

7 jam lalu

Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar

8 jam lalu

Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi

8 jam lalu

S&P Pertahankan Rating RI, Purbaya Sebut Hasil Diplomasi ke AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal