Trump Bakal Tuntut Google jika Menang Pilpres AS, Kenapa?

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan menuntut Google jika terpilih sebagai presiden dalam Pilpres AS 2024 (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Capres Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump mengancam akan menuntut Google jika terpilih sebagai presiden dalam Pilpres AS 2024. Dia menuduh perusahaan raksasa teknologi itu memanipulasi hasil pencarian sehingga menguntungkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

Dalam posting-an di media sosial Truth Social, Trump menuduh Google lebih menonjolkan cerita-cerita negatif tentang dirinya. Sebaliknya, berita-berita tentang Harris justru positif dalam mesin pencarian.

Presiden ke-45 AS itu tidak mengutip undang-undang yang akan menjerat Google. Hanya saja dia memperingatkan akan memerintahkan Departemen Kehakiman AS untuk menuntut Google atas tuduhan campur tangan secara terang-terangan dalam pilpres.

"Ini adalah aktivitas ilegal. Saya akan meminta mereka dituntut, pada tingkat paling tinggi, jika saya memenangkan pipres dan menjadi Presiden Amerika Serikat," kata Trump, dikutip dari Anadolu, Minggu (29/9/2024).

Pernyataan Trump tersebut tampaknya terkait dengan studi yang dilakukan Media Research Center, seperti dilaporkan USA Today. Disebutkan algoritma pencarian Google secara tidak proporsional menguntungkan Harris ketimbang Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

10 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

11 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

12 jam lalu

Begini Cara Trump Hancurkan Ekonomi Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal