WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan untuk memecat Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyusul kekalahan Partai Republik atas Demokrat di Kongres AS dalam pemilu paruh waktu pada Selasa (3/11/2026). Trump semakin terdesak untuk mencopot Hegseth karena derasnya permintaan dari kalangan internal Republik.
Wakil Presiden JD Vance sebelumnya mengatakan, pemicu kekalahan Republik adalah perang Iran yang diamini Presiden Donald Trump. Mata pun tertuju pada Hegseth selaku kepala Departemen Pertahanan.
Stasiun televisi NBC News, mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS, melaporkan Trump telah menyampaikan kepada sejumlah sekutunya bahwa dia mempertimbangkan untuk memecat Hegseth.
Bahkan, sebelum pemungutan suara pemilu, Trump sudah bertanya kepada beberapa sekutunya di Partai Republik, siapa yang cocok menggantikan Hegseth. Ini dipicu ketidaksukaan atas kebijakan-kebijakan kontroversial Hegseth, selain perang, dia juga gemar memecat para perwira yang tak sepaham dengan dirinya.
Diskusi ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Hegseth dengan anggota Kongres dari kedua partai terkait operasi militer ke Iran, transparansi, serta anggaran Pentagon.