Trump Sebut Rusia dan Ukraina Mungkin Berdamai Pekan Ini

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim Rusia dan Ukraina mungkin mencapai kesepakatan damai pekan ini (Foto: AP)

"Jika perang di Ukraina tidak bisa diakhiri, kami harus move on," kata Rubio pada Jumat (18/4/2025).

Menurut dia, AS tidak memulai perang tersebut. Pemerintahannya sudah berusaha membantu Ukraina selama 3 tahun terakhir dan ingin perang segera diakhiri.

Meski Trump tetap berkomitmen untuk mengupayakan perdamaian antara Rusia dan Ukraina, AS juga memiliki prioritas lain di kancah global. 

Dia menghitung telah menghabiskan waktu 87 hari di tingkat tinggi pemerintahan untuk melakukan berbagai upaya guna mengakhiri perang, Namun sampai saat ini tidak membuahkan hasil. 

"Kita mencapai titik di mana perlu memutuskan dan menentukan apakah ini mungkin atau tidak. Itulah sebabnya kita melibatkan kedua pihak," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Ingin Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran: Kami Balas, Segera!

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal