Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan tidak akan menghentikan perang melawan Iran meski Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres AS (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tidak akan menghentikan perang melawan Iran meski Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres AS dalam pemilu paruh waktu. Trump akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran karena merasa harus dilakukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Trump mengakui perang Iran ikut menyebabkan kekalahan Partai Republik dalam pemilu yang digelar Selasa (3/11/2026). Konflik selama 8 bulan tersebut memicu kenaikan harga bensin dan biaya hidup, sehingga memengaruhi pilihan politik masyarakat AS.

Namun, pengakuan itu tidak membuat Trump mengubah sikapnya. Dia menilai keputusan menyerang Iran tetap tepat dan sepadan dengan konsekuensi politik maupun ekonomi yang harus ditanggung pemerintahannya.

"Menurut saya, itu sebagian besar benar karena memang menyebabkan harga bensin naik," ujar Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (5/11/2026).

Meski demikian, dia menegaskan tidak akan mengambil keputusan berbeda jika harus mengulang kebijakan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
40 menit lalu

Profil Abdul El Sayed, Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

58 menit lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

2 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

2 jam lalu

Trump Akui Partai Republik Kalah gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal