Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan tidak akan menghentikan perang melawan Iran meski Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres AS (Foto: AP)

"Penyebab kekalahan kita adalah perang tersebut," tulis Vance, di akun media sosial X.

Trump merespons unggahan panjang Vance dengan satu kata, yakni "bagus". Namun, dia tetap tidak sependapat jika perang Iran harus dihentikan.

Trump juga mengeklaim Partai Republik sebenarnya bisa memperoleh hasil lebih baik apabila namanya ikut tercantum dalam surat suara. Menurut dia, dukungan besar yang dimilikinya tidak sepenuhnya berhasil dialihkan kepada para kandidat Partai Republik.

Trump Punya Kewenangan Melanjutkan Perang

Meski kehilangan dukungan mayoritas di Kongres, Trump masih memiliki kewenangan eksekutif sebagai presiden untuk menjalankan kebijakan luar negeri dan operasi militer.

Selain itu, presiden AS memiliki hak veto terhadap rancangan undang-undang (RUU) yang disahkan Kongres. Untuk melawan veto tersebut, DPR dan Senat harus memperoleh dukungan dua pertiga suara di masing-masing kamar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Profil Abdul El Sayed, Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

1 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

2 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

2 jam lalu

Trump Akui Partai Republik Kalah gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal