Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan tidak akan menghentikan perang melawan Iran meski Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres AS (Foto: AP)

Namun, kendali Demokrat atas Kongres tetap menjadi hambatan politik bagi Trump. Partai oposisi dapat menggunakan kewenangan pengawasan parlemen, memanggil pejabat pemerintahan untuk memberikan kesaksian, serta mempersulit persetujuan anggaran dan pendanaan operasi militer.

Kemenangan Demokrat di kedua kamar Kongres berpotensi memicu kebuntuan politik selama dua tahun terakhir masa jabatan Trump. Perselisihan mengenai anggaran pemerintah dan batas utang AS juga berpotensi menjadi persoalan besar.

Sementara itu, hasil pemilu tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan perang Iran. Sejumlah negara Teluk menilai kekalahan Partai Republik dapat meningkatkan dorongan bagi Trump untuk mencari kesepakatan damai dengan Teheran.

Meski demikian, Trump justru menyampaikan pesan berbeda. Dia menegaskan tidak akan mengubah kebijakan militernya dan tetap melanjutkan perang meskipun keputusan tersebut telah berkontribusi terhadap kekalahan partainya dalam pemilu.

Kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu mengakhiri kendali partai tersebut atas dua kamar Kongres AS, yakni DPR dan Senat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Profil Abdul El Sayed, Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

1 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

2 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

2 jam lalu

Trump Akui Partai Republik Kalah gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal