Trump Ubah Haluan, Amerika Buka Jalan Akui Negara Palestina

Anton Suhartono
Donald Trump mengejutkan dunia dengan mengubah arah kebijakan luar negeri, yakni mengakui negara Palestina (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejutkan dunia dengan perubahan besar arah kebijakan luar negerinya di Timur Tengah. Dalam 20 poin rencana gencatan senjata Gaza yang dipaparkan di Gedung Putih, Senin (29/9/2025), Trump menyatakan kesiapan AS membuka jalan menuju terbentuknya negara Palestina.

Selama puluhan tahun, AS dikenal sebagai sekutu terkuat Israel dan kerap dituding menutup mata terhadap aspirasi rakyat Palestina. Namun, dalam poin ke-19 yang dirilis Gedung Putih, Washington menegaskan bahwa setelah gencatan senjata tercapai, rehabilitasi Gaza berlangsung, dan stabilitas keamanan terjaga, maka akan ada proses menuju pengakuan negara Palestina.

"Seiring dengan kemajuan pembangunan kembali Gaza dan ketika program reformasi Otoritas Palestina dijalankan dengan sungguh-sungguh, kondisi-kondisi tersebut pada akhirnya mungkin akan tersedia untuk jalur yang kredibel menuju penentuan nasib sendiri dan kenegaraan Palestina, yang kita akui sebagai aspirasi rakyat Palestina," demikian bunyi poin ke-19 proposal damai Trump.

Peta Jalan Perdamaian Gaza

Selain komitmen pengakuan negara Palestina, rencana Trump juga memuat sejumlah langkah besar:

  • Israel berjanji tidak akan mencaplok Gaza dan tidak akan memaksa warga meninggalkan wilayah kantong tersebut.
  • Pasukan Israel mundur ke garis yang disepakati untuk mempersiapkan pembebasan sandera.
  • Semua sandera Israel dibebaskan dalam 72 jam setelah kesepakatan, diikuti pembebasan 250 warga Palestina yang dihukum seumur hidup serta 1.700 tahanan Gaza.
  • PBB dilibatkan untuk mengawasi bantuan kemanusiaan, sementara pasukan stabilitas internasional – yang kemungkinan melibatkan negara tetangga  akan dikerahkan menjaga perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
31 menit lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Internasional
2 jam lalu

Demonstrasi Rusuh di Iran, 38 Orang Tewas

Internasional
2 jam lalu

Sampai Kapan Amerika Kendalikan Venezuela? Ini Jawaban Trump

Internasional
3 jam lalu

Trump Sempat Khawatir Operasi ke Venezuela Gagal, Singgung Tragedi di Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news