Turki Bakal Pulangkan Para Ahli Rudal Rusia yang Awasi Teknologi S-400, Ada Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Sistem rudal pertahanan udara S-400 milik Rusia. (Foto: Sputnik)

Dia pun menolak seruan AS pada Turki untuk tidak mengaktifkan misil tersebut. “Kami tidak mungkin menerima perintah dari negara lain untuk tidak menggunakannya,” ujarnya.

Cavusoglu mengatakan, dia akan bertemu Menlu AS Antony Blinken baik di Washington atau Ankara, sebelum pertemuan para pemimpin.

Biden dan Kongres AS sama-sama mengambil tindakan tegas terhadap Turki, sebagian atas pembelian sistem rudal S-400 Rusia. Washington DC menilai langkah Turki itu dapat mengumpulkan intelijen tentang kemampuan militer Barat, termasuk Lockheed Martin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Gawat! Iran Incar Pangkalan Militer AS di Eropa

9 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

11 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

12 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Arab yang Bantu AS Serang Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal