Turki Desak China Tutup Kamp Penahanan Muslim Uighur di Xinjiang

Nathania Riris Michico
Warga Muslim Uighur. (Foto: GETTY IMAGES)

Apa yang terjadi pada Heyit?

Organisasi pemerhati HAM Amnesty International melaporkan, mereka sangat khawatir akan laporan tentang kematian Heyit, yang belum dikonfirmasi secara resmi.

Heyit terkenal sebagai pemain Dutar, instrumen dengan dua senar yang sangat sulit dikuasai. Pada suatu waktu, dia dipuja di seluruh China. Heyit belajar musik di Beijing dan kemudian tampil bersama kelompok seni nasional.

Penahanan Heyit dilaporkan berakar dari sebuah lagu yang ia mainkan, berjudul "Ayah". Liriknya diambil dari sebuah puisi Uighur yang berseru kepada generasi muda untuk menghormati pengorbanan orang-orang sebelum mereka.

Namun, dua kata dalam lirik tersebut – "martir perang" – rupanya membuat otoritas China menyimpulkan bahwa Heyit menunjukkan ancaman teroris.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

8 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

11 jam lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

3 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal