Turki: Serangan AS ke Iran Bisa Picu Serangan Teror dan Radikalisme di Dunia

Anton Suhartono
Serangan AS terhadap 3 fasilitas nuklir Iran dinilai tidak akan membawa perdamaian, justru memperbesar risiko kekacauan di dunia (Foto: AP)

Bahaya Ekstremisme dan Anti-Barat

Menurut Altun, intervensi AS berperan dalam menumbuhkan xenofobia, sikap anti-Barat, dan permusuhan terhadap negara-negara Barat, termasuk sentimen anti-Amerika yang terus meningkat. Hal ini, menurutnya, menjadi lahan subur bagi kelompok-kelompok ekstremis untuk merekrut dan menyebarkan ideologi kekerasan mereka.

"Alih-alih menahan laju perang dan kekerasan, AS justru terlihat mengikuti jejak jaringan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Jika ini terus terjadi, maka harapan atas perdamaian global akan semakin jauh dari kenyataan," ujarnya.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa serangan ke fasilitas nuklir Iran bertujuan membatasi kemampuan senjata nuklir Teheran. Namun, banyak pihak menilai tindakan itu justru bisa memicu reaksi balasan dari Iran dan sekutunya, serta membuka peluang terjadinya eskalasi besar-besaran, termasuk dalam bentuk serangan tidak konvensional.

Kekhawatiran Global Meningkat

Pernyataan keras dari Turki memperkuat kekhawatiran komunitas internasional bahwa konflik antara AS dan Iran bisa membawa dampak lanjutan yang jauh lebih luas. Selain ancaman perang terbuka, ada risiko peningkatan serangan teror dari kelompok-kelompok radikal yang merasa terdorong untuk membalas dominasi militer negara-negara Barat.

Dengan meningkatnya ketegangan dan ketidakpastian, para pengamat memperingatkan bahwa dunia kini menghadapi situasi yang sangat rapuh, di mana satu langkah keliru bisa memicu rantai kekerasan global yang sulit dihentikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
20 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Megapolitan
28 hari lalu

Puspadaya: Memutus Rantai Kekerasan Anak di Ruang Digital Perlu Upaya Preventif dan Kuratif

Nasional
29 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Nasional
29 hari lalu

Ciri-Ciri Anak Terpapar Radikalisme Versi Densus 88, Apa saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal