Usai Insiden Bakar Alquran, Swedia Masih Berharap Izin Turki untuk Gabung NATO

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Kristersson mengutuk pembakaran Alquran di dekat Kedubes Turki di Stockholm itu. Dia menyebutnya sebagai tindakan yang tidak terpuji dan tidak dapat diterima. Akan tetapi, dia juga menilai tidak ada hukum yang dilanggar dalam aksi Paludan itu.

Pada 18 Mei lalu, tiga bulan setelah Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina, Swedia dan Finlandia mengajukan keanggotaan NATO. Langkah tersebut mengakhiri kenetralan politik yang telah dipelihara Stockholm dan Helsinki selama puluhan tahun sejak era Perang Dingin. 

Saat ini, prosedur penerimaan dua negara Nordik itu ke dalam NATO telah diratifikasi oleh semua anggota, kecuali Hongaria dan Turki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

Istanbul Jadi Inspirasi Baru Modest Fashion, dari Ornamen Ottoman hingga Arsitektur Kota

6 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

7 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

12 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal