Venezuela Tuduh Amerika Jadikan Alasan Narkoba untuk Serang Negaranya

Anton Suhartono
Venezuela menuding AS mencari-cari alasan untuk melancarkan aksi militer terhadap negaranya dengan dalih perang melawan narkoba (Foto: Truth Social)

Tuduhan Upaya Provokasi

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengonfirmasi serangan itu dan mengklaim kapal tersebut terkait dengan kartel narkoba Tren de Aragua (TDA). Namun, klaim tersebut langsung dipatahkan oleh parlemen Venezuela.

Anggota parlemen Gilbert Jimenez mengatakan, laporan AS janggal karena tidak lazim bagi penyelundup narkoba mengirim kargo lewat jalur Karibia, yang merupakan wilayah operasi aktif militer AS. 

“Laporan itu bisa saja dijadikan alasan untuk menyerang Venezuela,” kata Jimenez, kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti.

Presiden Nicolas Maduro bahkan menuding Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sengaja menggiring Gedung Putih ke arah konfrontasi bersenjata dengan Karakas.

Pengerahan Kekuatan Militer

Kecurigaan Venezuela semakin kuat setelah beredar laporan media bahwa Washington telah mengerahkan setidaknya tiga kapal perang yang membawa lebih dari 4.000 marinir dan pasukan pendukung ke Karibia. Meski disebut untuk “memerangi kartel narkoba", Karakas menilai langkah itu justru ditujukan untuk menekan pemerintahan Maduro.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt pada 19 Agustus lalu juga mengisyaratkan kemungkinan Trump menggunakan kekuatan militer dalam operasi melawan perdagangan narkoba di Venezuela.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

7 jam lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

8 jam lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

9 jam lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal