Viral ABK WNI Dieksploitasi Kru Kapal China hingga Tewas dan Dibuang ke Laut, Begini Kisahnya

Anton Suhartono
Jenazah ABK WNI di kapal pencari ikan China dilarung ke laut (Screebgrab: YouTube/MBC)

Lima dari kru setelah bekerja selama 13 bulan hanya dibayar 120 dolar AS atau sekitar Rp1,7 juta. Artinya gaji bulanan mereka hanya sekitar Rp100.000.

Para ABK sampai di Busan pada 10 April, namun mereka hanya bisa menunggu 10 hari di pelabuhan. Salah seorang ABK mengalami sakit di dada lalu dipindahkan ke rumah sakit terdekat di Busan. Kondisinya memburuk dan meninggal pada 27 April.

Kasus ini sebenarnya sudah sampai ke kepolisian laut Korsel dan akan menyelidikinya segera, namun kapal sudah meninggalkan pelabuhan.

Sejauh ini belum ada keterangan dari pihak kapal maupun otoritas China soal dugaan kasus eksploitasi ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
21 jam lalu

3 ABK WNI Hilang usai Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz

Nasional
22 jam lalu

KBRI Abu Dhabi Terus Koordinasi Cari ABK WNI Korban Ledakan Kapal di Selat Hormuz

Nasional
1 hari lalu

Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Masih Dicari

Nasional
1 hari lalu

ABK Fandi Lolos Hukuman Mati, Komisi III Tetap Panggil Polisi hingga Jaksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal