Warga Inggris Terpapar Zat Pelumpuh Saraf Novichok Keluar dari RS

Nathania Riris Michico
Charlie Rowley dipulangkan dari Salisbury District Hospital pada 20 Juli 2018 setelah menjalani perawatan akibatr diracun zat kimia pelumpuh saraf Novichok. (Foto: AFP)

Dia mengatakan badan Kesehatan Masyarakat Inggris sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Rowley tidak menimbulkan risiko bagi publik.

Rowley dan Sturgess ditemukan pingsan di kediaman mereka pada 30 Juni. Sturgess kemudian meninggal pada 8 Juli dan detektif kontra-terorisme Inggris melakukan penyelidikan pembunuhan.

Sebelumnya, mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, ditemukan tak sadarkan diri di Salisbury pada 4 Maret setelah terpapar Novichok. Keduanya kini sudah pulih.

Kantor berita Press Association (PA) melaporkan, polisi yakin mereka mengidentifikasi para tersangka yang melakukan serangan itu.

"Para penyelidik yakin mereka mengidentifikasi para tersangka pelaku serangan Novichok melalui CCTV dan sudah memeriksa ulang catatan orang-orang yang memasuki negara sekitar waktu kejadian," demikian kata seorang sumber kepada PA.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
10 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
11 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Health
14 hari lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal