Warga Uighur ke Pemerintah China: Tunjukkan Ayah Ibu Saya Masih Hidup

Nathania Riris Michico
Dua anak mengusung poster bertuliskan #MeTooUyghur. (Foto: HALMURAT HARRI)

Putra mantan pemimpin redaksi Xinjiang Cultural Journal, Qurban Mamut, memohon kepada pemerintah China untuk membebaskan ayahnya yang hilang sejak 2017.

"Tunjukkan juga video ayah saya, Qurban Mamut. Anda memutus hubungan kami selama lebih dari setahun," cuit Bahram Qurban.

Kemudian, sepupu dari pesepak bola profesional, Erpat Ablekrem, memohon kepada pemerintah China melalui Facebook untuk membebaskannya dari "kamp konsentrasi" yang menurutnya menjadi tempat Ablekrem ditahan sejak Maret 2018.

Di Finlandia, aktivis Uighur, Halmurat Harri, bertanya tentang banyak sosok lainnya yang masih hilang.

Pada Sabtu (9/2), juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy mengatakan, "Bukan lagi rahasia bahwa lebih dari satu juta warga Turki Uighur yang ditangkap secara sewenang-wenang menjadi sasaran penyiksaan dan indoktrinasi politik di penjara."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
21 jam lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

4 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

8 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

9 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal