WHO: 26 Juta Orang Terkena Dampak Gempa Dahsyat di Turki dan Suriah

Ahmad Islamy Jamil
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)

Badan internasional itu menyatakan, pihaknya telah menerbangkan 37 ton pasokan untuk keperluan operasi darurat dan penyembuhan trauma ke Turki pada Kamis (9/2/2/2023) lalu. Sementara 35 ton persediaan yang sama juga telah tiba di Suriah pada Jumat (10/2/2023).

“Perbekalan penyelamat jiwa ini akan digunakan untuk merawat dan merawat 100.000 orang serta untuk 120.000 intervensi bedah mendesak di kedua negara,” kata WHO.

Pengiriman pasokan ketiga, yang membawa muatan serupa, dijadwalkan tiba di Suriah pada Senin (13/2/2023) besok.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tiba di Aleppo, Suriah pada Sabtu (11/2/2023) kemarin. Dia mengaku sangat sedih melihat kondisi yang dihadapi para penyintas gempa bumi di sana. Mereka harus menghadapi ancaman maut di tengah cuaca dingin yang membekukan, ditambah lagi akses yang sangat terbatas ke tempat berlindung, makanan, air, alat penghangat, dan perawatan medis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

BMKG Catat 544 Gempa Susulan Guncang Bitung Sulut usai M7,6: Tren Mulai Menurun

Nasional
11 hari lalu

BNPB Ungkap Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi

Nasional
11 hari lalu

Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor

Nasional
11 hari lalu

BMKG Sebut Gempa Besar Bitung M7,6 Termasuk Megathrust, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal