WHO: Kematian di Gaza akibat Kelaparan Mencapai Puncaknya

Anton Suhartono
WHO menyebut krisis kelaparan di Gaza mencapai titik paling mematikan pada Juli 2025 dengan lonjakan kematian yang mencengangkan (Foto: AP)

Sebagian besar korban meninggal saat tiba di rumah sakit atau tak lama setelahnya, dengan kondisi tubuh menunjukkan tanda-tanda malnutrisi ekstrem.

5.000 Balita Lebih Dirawat dalam 2 Pekan

Selama dua pekan pertama Juli, lebih dari 5.000 anak balita dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di Gaza akibat kekurangan gizi. 

WHO mencatat bahwa 18 persen dari mereka mengalami malnutrisi akut berat, bentuk paling mematikan dari kelaparan.

Tak hanya anak-anak, ibu hamil dan menyusui juga mengalami dampak serius. Data terbaru dari Nutrition Cluster menunjukkan, lebih dari 40 persen ibu hamil dan menyusui mengalami malnutrisi berat, dan banyak di antaranya telah melewati titik kritis.

Malnutrisi Akut Ancam 10 Persen Populasi Gaza

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan malnutrisi akut kini memengaruhi lebih dari 10 persen populasi Gaza. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal