Pemerintah Inggris telah mengumumkan bantuan hingga 20 juta pound sterling untuk membantu penanganan wabah di DRC. Inggris juga mengaktifkan sistem pemantauan bagi tenaga kesehatan yang kembali dari wilayah wabah.
Pakar penyakit menular dari Universitas St Andrew’s, dr Derek Sloan, mengatakan wabah ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan global terhadap penyakit menular.
“Wabah penyakit menular di dunia yang saling terhubung seperti sekarang tidak bisa dianggap sebagai masalah negara lain semata,” ujarnya.