X Tolak Hapus Video Pendeta Ditikam, Perseteruan Elon Musk dengan Australia Makin Menjadi

Anton Suhartono
Perseteruan antara Elon Musk dengan pemerintah Australia terkait video penikaman pendeta di gereja semakin menjadi (Foto: Reuters)

Miliarder yang juga pemilik Tesla Motor dan SpaceX itu setuju dengan komentar netizen bahwa Lambie harus dipenjara. Dia juga mengamini komentar netizen lain soal undang-undang pembatasan senjata Australia diarahkan untuk menghentikan perlawanan terhadap “pemerintahan fasis”.

Perusahaan platform X juga menegaskan sikapnya untuk menentang perintah menghapus video tersebut dalam sidang pengadilan pada Rabu kemarin. Pengacara X mengatakan, pendeta yang diserang juga sudah mengizinkan agar video tersebut beredar di media sosial.

Konflik ini memicu perdebatan sengit antara Musk dan netizen melawan para pejabat senior Australia, termasuk Perdana Menteri Anthony Albanese, Lambie, serta eSafety. 

Seorang pengguna X yang tidak disebutkan namanya mengunggah pesan bahwa Lambie-lah yang seharusnya dipenjara karena menyensor kebebasan berbicara di X. Musk merespons posting-an itu, "Tentu saja. Dia adalah musuh rakyat Australia".

Musk melanjutkan serangan terhadap pemerintah Australia dengan menyinggung permasalahan lain. Dia mengomentari postingan pengguna X, juga tidak disebutkan identitasnya, namun sudah terverifikasi. Netizen itu menulis, Australia telah melucuti semua senjata warganya pada 1996 sehingga tidak bisa melawan pemerintah fasis.

Musk meresponsnya dengan tanda seru.

X dan Musk berdalih sudah mematuhi perintah penghapusan sementara dengan memblokirnya untuk warga Australia, namun akan mengajukan banding.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

6 hari lalu

Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun

9 hari lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

17 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal