Yahudi Mantan Perwira Polisi Israel Gabung Partai Islam di Pemilu, Rebut Kursi Parlemen 

Anton Suhartono
Yoav Segalovitz akan resmi menjadi anggota Knesset pada 10 November mewakili Ra’am (Foto: AP)

Perpaduan ini muncul pada momen krusial dalam politik Israel, setelah blok sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal mengamankan mayoritas parlemen, meski gagal membentuk pemerintahan karena tak memenuhi jumlah kursi yang dibutuhkan.

Partai-partai Arab memenangkan 19 kursi Knesset, rekor tertinggi, dan berpotensi memberi pengaruh dalam pembentukan pemerintahan mendatang.

Blok Netanyahu meraih 53 kursi, sementara blok oposisi utama yang dipimpin Gadi Eisenkot memenangkan 48 kursi.

Meski demikian, beberapa partai oposisi enggan membentuk aliansi dengan partai-partai Arab, mempersulit upaya untuk menggantikan Netanyahu.

Segalovitz dan Abbas berharap kemitraan mereka akan menunjukkan bahwa kerja sama politik lintas perbedaan agama dan etnis adalah mungkin.

Saat perayaan kemenangkan pemilu, Segalovitz satu-satunya politisi partai Ra'am yang berpidato tidak menggunakan bahasa Arab, melainkan bahasa Ibrani.

“Kulanu Yisraelim (Kita semua orang Israel),” katanya, disambut tepuk tangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Nah, Mantan Jenderal Israel Sebut Negaranya di Ambang Kehancuran

16 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel: Upaya Netanyahu Batalkan Hasil Pemilu Gagal

17 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

18 jam lalu

Warga Palestina Tak Berharap Banyak dari Pemilu Israel, Perdamaian Masih Jauh?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal