Sejumlah titik yang menjadi perhatian pengamanan di antaranya kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI-Dukuh Atas, hingga Silang Selatan Monas.Budi mengatakan pengamanan tidak hanya diarahkan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi. Polisi juga memastikan masyarakat yang tidak mengikuti kegiatan tetap dapat beraktivitas seperti biasa.
“Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,” ujar Kombes Budi.
Untuk menjaga kelancaran mobilitas warga, polisi akan menerapkan rekayasa atau pengaturan lalu lintas secara situasional. Penyesuaian dilakukan dengan melihat kondisi arus kendaraan serta perkembangan kegiatan di setiap lokasi.
Pengaturan tersebut diarahkan untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan, termasuk kegiatan perekonomian, pendidikan, ibadah, dan kepentingan publik lainnya.
Budi juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Peserta diminta menghormati masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas dan bersama-sama menjaga fasilitas umum.
“Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” jelas dia.0