Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 733 Tahun 2022 tentang besaran paket tarif integrasi tiga moda transportasi. (Foto: MPI/Bachtiar Rojab)
Muhammad Refi Sandi

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 733 Tahun 2022 tentang besaran paket tarif layanan angkutan umum massal. Diketahui tarif integrasi tiga moda transportasi mulai Transjakarta, MRT, dan LRT bakal dikenakan maksimal Rp10.000.

"Menetapkan Keputusan Gubernur tentang besaran tarif layanan angkutan umum massal yang diberlakukan untuk satu kali perjalanan atas penggunaan layanan TransJakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan atau Lintas Raya Terpadu (LRT) dengan rincian sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Kepgub ini," tulis poin diktum Kepgub 733 yang ditandatangani Anies dikutip Kamis (11/8/2022).

Kemudian dalam lampiran diatur paket tarif layanan angkutan massal berlaku terhadap perjalanan menggunakan minimal dua layanan moda transportasi di antara Transjakarta, MRT atau LRT. Sedangkan paket tarif layanan angkutan umum massal yaitu tarif kombinasi yang terdiri dari tarif berdasarkan jarak dan waktu yang dihitung dengan rincian biaya awal Rp2.500, tarif Rp250 per kilometer, dan plafon tarif Rp10.000.

Selanjutnya, biaya awal sebesar Rp 2.500 akan dikenakan kepada penumpang saat memasuki halte atau stasiun maupun layanan angkutan pengumpan (feeder). Setelahnya, tarif perjalanan selanjutnya dibayar penumpang berdasarkan jarak tempuh sebesar Rp250 per kilometer.

Pemprov DKI menetapkan plafon tarif atau tarif maksimal satu kali perjalanan sebesar Rp10.000 dengan maksimal waktu tempuh selama 180 menit atau 3 jam dengan catatan penumpang tidak keluar dari sistem angkutan umum massal sejak pertama kali meletakkan tiket elektronik di mesin tap in.

"Apabila dalam satu kali perjalanan penumpang menghabiskan waktu tempuh melebihi dari 180 menit, maka selain dari jumlah maksimum tarif sebagaimana dimaksud di atas akan dihitung paket tarif perjalanan berikutnya," bunyi lampiran Kepgub tersebut.

Namun, dalam Kepgub 733 tersebut tidak dijelaskan kapan tarif integrasi transportasi Jakarta akan diberlakukan.

"Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," tuturnya.



Editor : Rizal Bomantama

BERITA TERKAIT