Bawaslu Petakan 488 TPS Rawan di Kabupaten Bogor, Mulai Terkendala Akses Disabilitas hingga Bencana Alam

Putra Ramadhani
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanudin memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan menjelang pencoblosan Pemilu 2024. (Foto MPI).

BOGOR, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor telah memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan menjelang pencoblosan Pemilu 2024. TPS rawan itu tersebar di beberapa wilayah se-Kabupaten Bogor.

"Pengambilan data TPS rawan dilakukan selama 6 hari pada 3-8 Februari 2024," kata Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanudin, kepada wartawan, Selasa (13/2/2024).

Dari hasil pemetaan, terdapat 488 TPS rawan di Bumi Tegar Beriman. Terdapat 7 indikator TPS rawan yakni terkendala akses disabilitas, terdapat Pemilih Tambahan (DPTb) dan DPK Tinggi, terkendala penerangan, terkendala jaringan internet, dekat posko atau rumah tim kampanye peserta Pemilu, sulit dijangkau dan rawan bencana alam.

"Bawaslu melakukan strategi pencegahan, di antaranya melakukan patroli pengawasan di wilayah TPS rawan, koordinasi dan konsolidasi kepada pemangku kepentingan terkait, sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat, kolaborasi dengan pemantau Pemilu dan pengawas partisipatif dan menyediakan posko pengaduan masyarakat di setiap level yang bisa diakses masyarakat," terangnya.

Di samping itu, terdapat pula TPS khusus berjumlah 11 TPS. Rinciannya yakni dua TPS di wilayah Pondok Rajeg (Lapas Cibinong), 1 TPS di Lapas Teroris BNPT Citeureup dan 8 TPS di Lapas Teroris BNPT di Desa Sukahati dan Desa Cibinong, Gunung Sindur.

"Bawaslu juga melakukan pengawasan langsung untuk memastikan ketersediaan logistik Pemilu di TPS, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sesuai ketentuan, akurasi data pemilih dan penggunaan hak pilih," tutupnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
21 jam lalu

Doli Kurnia Usul Komisi II DPR Gelar Rapat Khusus dengan KPU, Bahas Pasal Ijazah Gibran 

5 hari lalu

Anak Mulai Cemas Melihat Berita Bencana Setiap Hari? Begini Cara Orang Tua Meresponsnya

7 hari lalu

Disindir Munafik, Doli Kurnia Sentil Balik Hasyim Asy'ari: Dia Lupa 2 Kali Dipecat dari Ketua KPU

7 hari lalu

Lagi! Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP gegara Loloskan Gibran Jadi Cawapres 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal