Laporkan KPU dan Gibran ke Bawaslu, Bonatua Bawa Kalender Akademik UTS Insearch
JAKARTA, iNews.id - Peneliti Bonatua Silalahi mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Laporan tersebut didasarkan pada bukti baru berupa dokumen kalender akademik resmi UTS Insearch periode 2003–2007.
Bonatua mengaku meneliti dokumen tersebut untuk menelusuri program pendidikan yang tersedia di UTS Insearch, termasuk apakah terdapat program yang setara dengan pendidikan SMA. Dia kemudian mengambil kalender pendidikan 2005 sebagai salah satu sampel untuk membandingkannya dengan riwayat pendidikan Gibran.
"Ada orang baik men-share saya dokumen UTS Calendar tahun 2003 sampai 2007. Saya baca-baca, ada enggak program mereka yang namanya setara SMA. Saya teliti ini, saya ambil satu sampling saja tahun 2005, di sini ketahuan tahun 2005 yang dikatakan di daftar riwayat hidup beliau (Gibran) itu di sini beliau seharusnya di UTS Insearch itu sejak 2004-2007," ujar Bonatua kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).
Bonatua mengeklaim dokumen yang dibawanya kali ini lebih terperinci dibandingkan bukti yang pernah dibahas dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK). Jika sebelumnya Atase Pendidikan di Canberra disebut hanya merujuk pada panduan umum atau handbook, kini dia membawa kalender akademik untuk setiap tahun pada periode 2004–2007 yang memuat rincian kegiatan pendidikan.
Dalam proses pelaporan, Bonatua mengatakan Bawaslu sempat meminta dokumen surat keterangan atau suket. Dia mengaku turut melampirkan dokumen tersebut bersama bukti lain yang diklaim diperoleh langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).